in

Lafadz Takbir Idul Adha 2020, Bahasa Arab dan Latin

Lafadz Takbiran Idul Adha 2020

Rapor.ikhtisar.net – Pada artikel ini, admin akan membagikan Lafadz Takbiran Idul Adha 2020 berbahasa Arab dan Latin.

Jumat 31 Juli 2020 telah ditetapkan pemerintah sebagai hari raya Idul Adha 1441 H.

untuk menyambut hari raya Idul Adha, kaum muslimin disunnahkan untuk membaca takbiran dan ada juga tradisi bermaaf maafan. inilah Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha yang telah admin posting sebelumnya.

Lafadz Bacaan Takbiran Idul Fitri dengan Idul Adha TIDAK ADA perbedaan, hanya waktu saja yang berbeda.

Bila pada Idul Fitri takbiran dikumandangkan hanya pada malam hari raya, maka Takbiran di Idul Adha bisa dikumandangkan dari malam hari raya (9 Dzulhijjah) sampai 3 hari tasyrik (11-13 Dzulhijjah).

Berikut bacaan takbiran versi pendek:

Bacaan Takbiran Idul Adha 2020 Terlengkap beserta gambarnya.

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْد

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, Laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd”

Artinya:
“Allah maha besar! Allah Maha besar! Allah Maha besar! Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha besar Allah Maha besar, dan segala puji bagi Allah”.

Sedangkan berikut ini bacaan takbiran Idul Adha versi lengkapnya:

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Lafadz Takbiran Idul Adha 2020


“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar! Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar!
Allaahu akbar walillaahil-hamd.
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar! Allaahu akbar kabiiraa, walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukratan – wa ‘ashillaa.
Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu. Mukhlishiina lahuddiin walau karihal-kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundahu, wa hazamal-ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil-hamd”.

Artinya: Allah Maha besar! Allah Maha besar! Allah Mahabesar!
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha besar.

Allah Maha besar dan segala puji hanya bagi Allah.

Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar

Allah Maha besar dengan segala kebesaran-Nya,

Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,

Dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore hari.

Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya.

Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.

Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha besar.

Allah Maha besar dan segala puji bagi Allah”.

Lafadz Takbir Idul Adha (singkat)

“Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa illaa haillallahu wallaahuakbar, Allaahu akbar walillaahil hamd.”

Artinya: 

“Allah maha besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”

Lafadz Takbir Idul Adha (lengkap)

“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, laa illaa haillallahu wallahuakbar, Allahu akbar walillahil hamd.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw wa ashillaa.

Laa ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin, walau karihal kafiruun, walau karihal munafiqun, walau karihal musyrikun.

Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah.

Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allahu akbar walillaahil hamd.”

Artinya: 

“Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah maha besar dengan segala kebesaran, Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar, Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha besar. Allah Maha besar dan segala puji hanya bagi Allah.

Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya, Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. 

Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.

Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.”

Ayat tentang Anjuran Membaca Takbir

Bertakbir di malam hari raya bukan sekadar tradisi, tapi juga merupakan anjuran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti dalam hadits berikut:

“Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir.” (Kanz al-Ummal: 24094)

Bagi siapa saja umat Muslim yang mengumandangkan takbir di malam hari raya, termasuk Hari Raya Idul Adha akan mendapat imbalan sepadan, seperti dalam sabda Rasulullah berikut:

“Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa.”

Di samping itu, anjuran membaca takbir diterangkan pula di dalam Al-Qur’an yaitu pada Surat Al-Baqarah ayat 185, berbunyi:

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Takbir di malam Idul Adha disebut takbir muqayyad yaitu takbir yang dijalankan dalam waktu khusus, setelah melaksanakan salat fardhu maupun sunnah.

Sedangkan, takbir malam Hari Raya Idul Fitri dinamakan takbir mursal, artinya waktunya tidak mengacu pada waktu salat, atau tidak harus dibaca saat menjalankan ibadah salat fardhu dan sunnah.

Untuk waktunya, takbir mursal dikumandangkan dari terbenamnya matahari malam Idul Fitri (tanggal 1 Syawal) hingga selesai salat Idul Fitri.

Nah itulah tadi Lafadz Takbiran Idul Adha 2020 yang sudah admin sajikan. Hidupkan 2 malam hari raya agar hati kita tetap hidup diantara matinya hati kebanyakan orang (lalai).

Admin Mengucapkan Selamat menyambut Idul Adha 1441 H mohon maaf lahir dan batin.

SIMAK JUGA

bacaan takbiran idul adha

Bacaan Takbiran Idul Adha 2020, Terlengkap Disertai Gambar

Kode redeem ff 29 juli 2020

Kode Redeem Free Fire FF 29 Juli 2020, Dapatkan 500 Diamond Dan Skin Plague Doctor